Hari ini sangat menyenangkan ketawa-ketawa dengan 8 guru di dalam ruang makan di SMA Negeri 2 Rantepao, hem ceritanya akan makin seru karena yang bercerita adalaha Ibu Sarce Rasyid dan Pak Yulianus Tato'... hemm tetapi ceritanya ada yang menggunakan bahasa toraya dan ada jga yang akan saya artikan dalam bahasa Indonesia. Khusus hari ini ini, Sabtu 22 Okt 2011
lanjut ahh ke crita tadi, langsung aja yach sebagai info nhe cerita fakta:
1. Pak Tato' (panggilan akrab utk Pak Yulianus Tato') selain sebagai tenaga pengajar dia juga menjalankan wirausaha (menjual ayam potong) ceritanya begini, suatu hari ketika pasar sudah mulai sepi ayam sudah laku tinggal beberapa ekor saja yang tinggal tetapi bagian dalam dari ayam yang di jual itu sidah habis, tiba2 ada seorang ibu datang menghampiri pak Tato', "Pak, hati ayamnya masih ada?".... "sudah habis bu" sahut pak tato, si ibu pun dengan entengnya berkata, "Pak bisa potongkan ayamnya 10?, tetapi yang saya mau ambil cuman hatinya saja!" dengan sedikit jengkel pak tato' pun menjawab bahwa tidak bisa, mau korbankan ayam 10 tetapi yang mau di beli cuman hatinya, hem rugi dong penjualnya.
2. Cerita ke dua suatu hari ada seorang pendeta datang ke toko kacamata mau membeli sebuah kaca mata,trus dia bertanya, kacamata ini berapa yach? tanya pendeta, Rp. 350.000 pak, jawab sang penjual kacamata. boleh kurang ngak? si pendeta bertanya kembali, wa saya rugi dong kalau mau kurang lagi, sahut sang penjual. dengan santai pak pendeta akhirnya ingin mencoba kacamata itu dan "silakan di baca pak!", sahut penjual sambil menyodorkan sebuah majalah kepada pendeta, sang pendeta pun membaca majalah itu tetapi bukan isi dari majalah yang di baca tetapi mengeluarkan kalimat "Kasihilah sesamamu manusia sendiri seperti dirimu sendiri" dari mulutnya dengan harapan si penjual bisa tergerak hatinya supaya kacamatanya bisa turun harganya...
3. hem.. mau lanjut nulis nhe tetapi tugas da menunggu.. jadi besok2 saya sambung the crita saya: Lento tana' n gaya 21.
lanjut ahh ke crita tadi, langsung aja yach sebagai info nhe cerita fakta:
1. Pak Tato' (panggilan akrab utk Pak Yulianus Tato') selain sebagai tenaga pengajar dia juga menjalankan wirausaha (menjual ayam potong) ceritanya begini, suatu hari ketika pasar sudah mulai sepi ayam sudah laku tinggal beberapa ekor saja yang tinggal tetapi bagian dalam dari ayam yang di jual itu sidah habis, tiba2 ada seorang ibu datang menghampiri pak Tato', "Pak, hati ayamnya masih ada?".... "sudah habis bu" sahut pak tato, si ibu pun dengan entengnya berkata, "Pak bisa potongkan ayamnya 10?, tetapi yang saya mau ambil cuman hatinya saja!" dengan sedikit jengkel pak tato' pun menjawab bahwa tidak bisa, mau korbankan ayam 10 tetapi yang mau di beli cuman hatinya, hem rugi dong penjualnya.
2. Cerita ke dua suatu hari ada seorang pendeta datang ke toko kacamata mau membeli sebuah kaca mata,trus dia bertanya, kacamata ini berapa yach? tanya pendeta, Rp. 350.000 pak, jawab sang penjual kacamata. boleh kurang ngak? si pendeta bertanya kembali, wa saya rugi dong kalau mau kurang lagi, sahut sang penjual. dengan santai pak pendeta akhirnya ingin mencoba kacamata itu dan "silakan di baca pak!", sahut penjual sambil menyodorkan sebuah majalah kepada pendeta, sang pendeta pun membaca majalah itu tetapi bukan isi dari majalah yang di baca tetapi mengeluarkan kalimat "Kasihilah sesamamu manusia sendiri seperti dirimu sendiri" dari mulutnya dengan harapan si penjual bisa tergerak hatinya supaya kacamatanya bisa turun harganya...
3. hem.. mau lanjut nulis nhe tetapi tugas da menunggu.. jadi besok2 saya sambung the crita saya: Lento tana' n gaya 21.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar